Tuhan Apakah Engkau Ada
Analisa pertanyaan
Pertanyaan yang mungkin pernah terlontar di benak sanubari insan Percaya maupun yang pernah percaya, mengapa saya berani berkata bahwa latar belakang orang tersebut Percaya atau pernah percaya, karena ini dinilai dari pertanyaan yang dilontarkan.
Susunan pertanyaan atau pernyataan sangatlah penting untuk di analisa agar mengetahui lantar belakang orang yang bertanya dan landasan apa yang dimiliki yang berhubungan dengan pertanyaan tersebut. Seperti ini contohnya:
Contoh pertanyaan dan pernyataan yang berhubungan dengan existensi Tuhan yaitu:
- Tuhan apakah engkau ada? (Kerangka yudeo Kristen/ Judeo Christian framework)
- Tuhan Tidak ada (kerangka atheis ; Atheist framework)
maka dari itu pertanyaan bersifat sangat penting sebagai landasan dasar dikarenakan kita bisa mengetahui sekilas latar belakang sang penanya.
Sebagai contoh kita akan mengkaji pertanyaan dari sang penanya:
- Bila penanya bertanya ‘apakah Tuhan itu ada’ berarti ia pernah mendengar tentang Tuhan.
- Kemungkinan kedua orang tersebut tidak begitu mengetahui secara detail karakter Tuhan dan berusaha untuk percaya pada Tuhan dengan bertanya tentangNya
- Kemungkinan orang tersebut percaya pada Tuhan namun lagi mengalami banyak pergumulan hidup sehingga mulai mengalami keraguan.
Mengapa kita memulai ulasan ini dari angle pertanyaan dari si penanya karena ini penting adanya, bahwa fondasi atau latar belakang pertanyaan tersebut bermanfaat untuk menggalih sehingga menemukan jawaban yang tepat.
Kemungkinan lain yang bisa kita reka adalah dengan engan pertanyaan “Tuhan apakah Engkau ada?” seakan:
- Sang penanya menunjuk kepada sesuatu yang hilang? apakah Tuhan pernah hilang atau tidak ada sampai kita bertanya ‘apakah Engkau ada?
- Bila kita menyetujui bahwa Tuhan pernah tidak ada atau hilang, apakah sesuai dengan karakternya yang Maha tahu (omniscience), Maha Kuasa (omnipotence), Hadir dimana mana (omnipresence), serta Pemilik dari kebaikan yang paling sempurna (omnibenevolence). Apakah Sang pemilik Tunggal dari karakter yang begitu sempurna seperti ini bisa hilang atau sembunyi?
Dengan pertanyaan yang dilontarkan, kita menyadari bahwa pertanyaan ini cukup complex dan jawaban dari pertanyaan ini sangat penting namun sebagai manusia kita tidak memilih semua jawaban akan tetapi kita diberi kesempatan untuk memohon kepada Tuhan dan dengan campur tangan dan bimbingan Roh kudus kita bisa mendoakan dan menjawab pertanyaan dan kiranya Tuhan sendiri yang akan menunjukan kehadiranNya serta memenuhi kebutuhan orang tersebut sesuai dengan kemurahan Tuhan.
Ada beberapa pokok yang bisa kita bahas melalui pertanyaan pokok diatas.
Bila kita percaya akan adanya Tuhan, namun memiliki pergumulan seputar keberadaan Tuhan dalam hidup kita, jawaban yang bisa diberikan adalah memulai menyadari bahwa Allah tidak tinggal diam dan keberadaanNya selalu di proklamasikan sepanjang masa, Sebagai contoh:
1. Karena Tuhan Allah sendiri yang berkata bahwa IA ada dan dapat kita temukan melalui kisah- kisah di Alkitab , Allah sendiri yang menunjukan kepada kita akan kehadiranNya. Dalam FirmanNya IA membuktikan siapa Dia, seperti apa karakternya, dan apa yang IA rencanakan bagi setiap makluk hidup ciptaanNya dan apa rencanaNya akan dunia ciptaanNya.
FirmanNya pun yang tertulis di alkitab menunjukan hadirat Tuhan dalam kisah manusia di perjanjian lama maupun baru bahwa Firman itu adalah kata kata dari Tuhan melalui tulisan tangan manusia pilihan Allah. Walaupun sepanjang sejarah banyak tangan – tangan manusia mencoba untuk menghancurkan Alkitab namun manusia perusak itulah yang hilang dari muka bumi tetapi firman Tuhan tetap ‘Ya dan Ada’.
Seperti yang diungkapkan oleh theologian terkenal Martin Luther:
“Mighty potentates have raged against this book, and sought to destroy and uproot it — Alexander the Great and princes of Egypt and Babylon, the monarchs of Persia, of Greece, and of Rome, the emperors Julius and Augustus — but they prevailed nothing.
“They are gone while the book remains, and it will remain forever and ever, perfect and entire as it was declared at first. Who has thus helped it — who has protected it against such mighty forces? No one, but God Himself, who is master of all things” (cited by Fritz Ridenour, Who Says, G/L Publications, Regal Books, 1967). Sepanjang masa tangan tangan mencoba menghancurkan namun perlindungan Tuhan terhadap firmanNya berkumandang sepanjang masa.
Seorang Skeptik dari perancis yang bernama Rousseau dari abad ke delapan-belas pernah berkata bahwa ia melihat ada sesuatu yang berbeda dari Ayat ayat di alkitab dan Ia berkata “I must confess to you that the majesty of the Scriptures astonishes me; the holiness of the evangelists speaks to my heart and has such striking characters of truth, and is, moreover, so perfectly inimitable, that if it had been the invention of men, the inventors would be greater than the greatest heroes” (Frank Mead, Encyclopedia of Religious Quotations, p. 32).
keagungan, kesucian, dan kesempurnaan yang ditemukan dalam firman Tuhan di dalam alkitablah yang menyentuh hati seorang skeptik dan membuatnya terkagum, terpukau, dan pengajaran yang menyentuh hati yang ia sadari bahwa ini bukanlah karya manusia namun kalaupun iya, manusia itu haruslah lebih hebat dari segala pahlawan di dunia ini
Dengan begitu kita melihat bahwa apa yang tertulis di alkitab adalah hal yang sangat cukup untuk kita dapat mempercayai bahwa hadirat Tuhan tertulis dalam kisah dan dalam kehidupan kita sehari hari, bahwa firmanNya hidup dan dapat kita percayai.
2. Alasan kedua untuk kita mempercayai hadirat Tuhan adalah melalui Allah yang hadir dalam wujud manusia yaitu dalam Tuhan Yesus Kristus. Didalam Yohanes 1:14 tertulis: “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.” inilah tujuan Allah untuk menunjukan kemuliaanNya kepada manusia ciptaanNya. Di Yohanes 1:18 tertulis “Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.” dan melaui Tuhan Yesus lah kita bisa merasakan Allah begitu nyata di tengah tengah manusia.
Bila kiranya ada seseorang yang ingin mengenal Tuhan dan mengetahui karakter Tuhan, orang tersebut dapat menemukannya hanya di dalam Yesus Kristus. Seperti yang dikatakan oleh puitis dari Negri Inggris Lord Byron berkata “If ever man was God or God was man, Jesus Christ was both” (Frank Mead, Encyclopedia of Religious Quotations, p. 81).
Inilah hebatnya Allah daripada manusia yang berusaha mengapai untuk mencari Allah, Allah sendirilah yang telah berusaha mengapai manusia untuk menyelamatkan. Dengan inilah maka kita percaya bahwa Kabar Baik adalah ultimatum rasa cinta kasih Tuhan kepada manusia dengan memberikan pengetahuan mutlak yang tidak akan didapati dalam pengajaran filsafat yang menuju kekosongan, melainkan dalam alkitab, Tuhan mempunyai kedaulatan mutlak untuk muncul pada saaat Dia ingin muncul, bukan karena hasil dari pencarian manusia namun pada kasih Tuhan akan manusia.
Dengan adanya Alkitab dan Tuhan Yesus Kristus, ini menjadi dua alasan yang kuat dalam menghadapi argumentasi adanya Tuhan.
Tidak ada agama lain maupun pengajaran filsafat yang menawarkan penjelasan keberadaan Tuhan seperti yang diberikan dalam Judeo Christian framework. Dimana Allah tidak pernah jauh dari kita, ia tidak pernah tidak mengetahui tentang kita.
Allah adalah yang Maha tahu (omniscience), yang Maha Kuasa (omnipotence), Allah Hadir dimana mana (omnipresence), Allah adalah Pemilik dari kebaikan yang paling sempurna (omnibenevolence). Sang pemilik Tunggal dari karakter yang begitu sempurna seperti ini tidak akan bisa hilang. Apakah mungkin kitalah yang terhilang dan perlu Tuhan yang bertanya “hai manusia, dimanakah engkau?” seperti yang pernah Allah lontarkan kepada Adam dan Hawa di taman Eden. Dengan ini kiranya bisa menjadi perenungan kita dan menjadi doa kita kepada Tuhan yang ada.
| Print article | This entry was posted by YPAI on 1 September 2010 at 2:15 pm, and is filed under Recommended Article. Follow any responses to this post through RSS 2.0. You can leave a response or trackback from your own site. |
